Share

Presiden: RI Memulai Misi Perdamaian dengan Niat Baik

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 29 Juni 2022 13:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 29 18 2620339 presiden-ri-memulai-misi-perdamaian-dengan-niat-baik-nWTuRl9mUC.jpg Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana dalam perjalanan ke Kiev, Ukraina dengan kereta luar biasa. (Foto: Setpres)

JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan Indonesia memulai misi perdamaian ke Ukraina dengan niat baik.

Dalam unggahan di akun resmi media sosial Instagram @jokowi dikutip di Jakarta, Rabu (29/6/2022), Presiden telah berangkat dari Peron 4 Stasiun Przemysl Glowny, Przemysl, Polandia, bersama rombongan terbatas menuju Kiev, Ukraina.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Menuju Kyiv Ukraina Gunakan Kereta Luar Biasa

"Kami memulai misi perdamaian ini dengan niat baik. Semoga dimudahkan," tulisnya sebagaimana dilansir Antara.

Presiden Jokowi dan rombongan naik kereta luar biasa yang disiapkan oleh pemerintah Ukraina, seperti juga digunakan oleh pemimpin negara yang berkunjung ke Ukraina beberapa waktu lalu.

Presiden yang didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama rombongan diperkirakan waktu tempuh 12 jam perjalanan dengan kereta api dan tiba di Kiev pada Rabu waktu setempat.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana dalam rombongan terbatas adalah Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung.

Di Kiev, Presiden Jokowi dijadwalkan untuk bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Jokowi menjadi pemimpin Asia pertama yang mengunjungi Ukraina.

BACA JUGA: Jadi Juru Damai Rusia-Ukraina di KTT G7, Jokowi Serukan Kerja Sama Atasi Krisis Pangan

Presiden Jokowi mengemban misi untuk membangun dialog, menghentikan perang, dan membangun perdamaian dalam lawatannya ke Ukraina yang sedang berkonflik dengan Rusia.

Setelah dari Kiev, Presiden juga akan melanjutkan perjalanan ke Rusia untuk bertemu Presiden Vladimir Putin.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Menlu Retno Marsudi dalam keterangannya di Munich, Jerman, sebelum keberangkatan ke Polandia, mengatakan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pihak terkait kunjungan Presiden Jokowi ke Ukraina.

Komunikasi intensif telah dilakukan Menlu, di antaranya terhadap Presiden Palang Merah Internasional, The United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (UN-OCHA), United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), Menteri Luar Negeri Turki, dan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa selain dengan pihak Ukraina dan Rusia.

"Dalam beberapa hari terakhir ini, saya juga melakukan komunikasi intensif dengan beberapa pihak dalam rangka kunjungan Presiden ke Ukraina dan ke Rusia. Tentunya komunikasi juga terus kami lakukan dengan Ukraina dan Rusia sendiri," kata Retno.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini