Share

NATO Ubah Strategi, Targetkan Rusia dan China

Susi Susanti, Okezone · Kamis 30 Juni 2022 14:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 30 18 2621083 nato-ubah-strategi-targetkan-rusia-dan-china-d1pT21vc31.jpg KTT NATO di Madrid, Spanyol (Foto: AP)

MADRID - Pertemuan antara para kepala negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di KTT NATO di Madrid, Spanyol pada Rabu (29/6/2022) menyetujui Konsep Strategis baru untuk aliansi tersebut, dan menyebut agresi Rusia, tantangan sistemik yang ditunjukkan oleh China, serta kemitraan strategis yang semakin erat antara China dan Rusia sebagai prioritas utama bagi NATO.

Di dalam dokumen tersebut, aliansi militer Barat yang dibentuk pasca Perang Dunia II itu mendefinisikan Rusia sebagai ancaman langsung yang paling signifikan dan untuk pertama kalinya menanggapi tantangan-tantangan dari Beijing terhadap keamanan, kepentingan, dan nilai-nilai NATO.

Dikutip VOA, pada KTT yang akan berlangsung sampai Kamis (30/6/2022), aliansi sepakat untuk meningkatkan dukungan untuk Ukraina yang masih mempertahankan diri dari invasi Rusia, di mana invasi tersebut kini sudah memasuki bulan ke lima.

Baca juga: Presiden Ukraina ke KTT NATO: Butuh Rp74 Triliun per Bulan untuk Pertahanan, Bantuan Keuangan Tak Kalah Penting dengan Senjata

Sekretaris Jenderal Jens Stoltenberg mengatakan kepada wartawan pada awal minggu ini bahwa NATO akan meningkatkan jumlah pasukan yang disiagakan menjadi lebih dari tujuh kali lipat yang mencapai lebih dari 300.000 pasukan, di tengah kondisi yang ia gambarkan sebagai krisis keamanan paling serius sejak Perang Dunia II.

Baca juga: Jelang KTT NATO, Ribuan Orang Gelar Aksi Protes di Madrid 

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Pada Rabu (29/6/2022), Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengumumkan bahwa AS akan memperbesar kehadiran militernya di Eropa, termasuk mengerahkan tujuh kapal perusak tambahan di Spanyol, dan menempatkan lebih banyak pasukan di wilayah lain, sebagai tanggapan atas lingkungan keamanan yang berubah, serta dalam upaya memperkuat keamanan kolektif.

Biden mengatakan AS akan membangun markas besar permanen untuk Korps Angkatan Darat kelima AS di Polandia, menambah jumlah pasukan sebanyak 3.000 personel, dan menempatkan 2.000 personel lain di Rumania, serta mengirim dua jet tempur F-35 tambahan ke Inggris.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini