Share

Warga Sidimpuan Bawa 15 Kg Ganja dari Madina, Ditangkap di Tapsel

Zia Nasution, Sindonews · Rabu 14 September 2022 13:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 14 608 2667254 warga-sidimpuan-bawa-15-kg-ganja-dari-madina-ditangkap-di-tapsel-ppvgkEXPk5.jpg Kurir ganja ditangkap di Tapsel. (Foto: Zia Nasution)

TAPSEL - Sebanyak dua orang warga Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut), ditangkap Satresnarkoba Polres Tapanuli Selatan (Tapsel), di Desa Silaiya, Kecamatan Sayurmatinggi, Rabu (7/9/2022). 

Keduanya diketahui berinisial KAD (27), warga Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara dan R (32), warga Desa Pudun Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan. 

Dari kedua tersangka, petugas kepolisian menyita barang bukti berupa 1 tas warna merah marun yang di dalamnya berisi 9 bungkus  diduga berisi ganja dibalut dengan lakban warna coklat sebanyak 10.860 gram (10,8 Kg) 

Selanjutnya, 1 bungkus plastik warna hitam yang berisikan 3 bungkus yang diduga berisi ganja sebanyak 5.000 gram (5 Kg), 1 unit HP, uang Rp68 ribu, 1 unt sepeda motor warna biru tanpa nomor polisi dan 1 potong pakaian lengan panjang warna coklat. 

 Baca juga: BNN Amankan 22 Kg Ganja Kering, Kurir Diupah Rp200 Ribu Per Kilogram

“Mereka ditangkap di Sayurmatinggi, tepatnya di Desa Silaiya ,”ujar Kapolres Tapsel, AKPB Imam Zamroni kepada wartawan, Rabu (14/9/2022).

Dikatakannya, satu orang tersangka lainnya berinisi A alias T, warga Padangsidimpuan sedang dalam pengejaran. 

Kapolres menjelaskan, kedua tersangka akan diberikan sejumlah uang apabila berhasil membawa barang haram tersebut ke tempat tujuan. Namun, untuk pendahuluan, mereka diberikan uang sebesar Rp500 ribu. 

“Jadi, sebelum berangkat mereka diberikan uang jalan oleh T sebesar Rp500 ribu,”tutur Kapolres.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, sepeda motor yang dibawa oleh kedua tersangka milik T. 

Sementara itu, kedua tersangka mengaku bahwa mereka diupah sebesar Rp3 juta. uang tersebut akan mereka terima setelah barang tersebut berhasil diantar ke tempat tujuan.

"Kalau sudah selesai, kami dijanjikan uang Rp3 juta," ujar keduanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini