Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Palestina Marah, Inggris Akan Pindahkan Kedubesnya ke Yerusalem

Susi Susanti , Jurnalis-Sabtu, 24 September 2022 |18:30 WIB
Palestina Marah, Inggris Akan Pindahkan Kedubesnya ke Yerusalem
PM Inggris Liz Truss dan PM Israel Yair Lapid (Foto: PA Media)
A
A
A

Dia mengatakan setiap langkah kedutaan akan menjadi "pelanggaran terang-terangan" dari "tanggung jawab bersejarah Inggris", merusak solusi dua negara dari negara Palestina yang independen bersama Israel untuk konflik Israel-Palestina.

"Janji seperti itu tidak bermoral, ilegal dan tidak bertanggung jawab!," terangnya.

Sampai sekarang, Inggris - seperti kebanyakan negara lain - telah mempertahankan kedutaannya di Tel Aviv, daripada di Yerusalem yang diperebutkan dengan sengit, menyatakan bahwa keduataan hanya boleh pindah ke Kota Suci setelah kesepakatan perdamaian terakhir antara Israel dan Palestina.

Inggris sendiri diketahui memiliki konsulat di Yerusalem Timur. Truss dilaporkan mengangkat gagasan untuk memindahkan kedutaan selama kampanye kepemimpinan konservatif baru -baru ini.

Ketika Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel untuk memenuhi janji kampanyenya, hal itu lanngsung menuai kecaman internasional. Ini juga menyebabkan suar dalam kekerasan di mana lusinan warga Palestina terbunuh oleh pasukan Israel.

Pada saat itu, PM Inggris, Theresa May, mengkritik tindakan AS.

Satu -satunya negara yang sejak itu mengikuti contoh Trump dengan memindahkan kedutaan mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem adalah Honduras, Guatemala dan Kosovo.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement