Sementara itu, meski Presiden AS Joe Biden telah memperbarui komitmen Washington untuk solusi dua negara, namun AS belum mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.
Seperti diketahui, status Yerusalem adalah salah satu masalah paling sulit dalam konflik Israel-Palestina selama beberapa dekade.
Israel melihat seluruh kota sebagai ibu kota abadi dan tidak terbagi. Sedangkan warga Palestina mengklaim bagian timur sebagai ibu kota negara mereka yang diharapkan untuk masa depan.
Yerusalem Timur, bersama dengan Tepi Barat dan Jalur Gaza, direbut Israel dari Yordania dan Mesir pada Perang Timur Tengah 1967 dan sejak itu dipandang secara internasional sebagai wilayah Palestina yang diduduki.
(Susi Susanti)