"Beberapa tahun ini keluar masuk rumah sakit. Ya memang karena kondisinya sudah sepuh (tua)," ujarnya.
Sebelum kepergiannya Dr. Lo sempat dirawat inap di RS Kasih Ibu pada Jumat (5/1) karena kondisinya yang terus memburuk. Sang dokter kemudian dikremasi di Krematorium Delingan, Kamis (11/1) besok.
"Terus Jumat, (5/1) itu drop ke rumah sakit lagi terus hari ini meninggal. Mau dibawa ke tiong ting dikubur ke tiong ting," terang CEO Palang Merah Indonesia (PMI) Solo itu.
Dokter Lo sendiri diketahui merupakan seorang dokter umum yang mengawali karirnya di Rumah Sakit Dr. Oen lalu berpindah ke Rumah Sakit Kasih Ibu, hingga membuka praktik sendiri di rumah. Sumartono mengenang sang dokter lewat pesan-pesan yang selalu sering ia disampaikan kepada dirinya dan rekan-rekan seprofesi.