Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Taktik Bung Karno Mengotak Nasution dan Menaikkan Ahmad Yani

Solichan Arif , Jurnalis-Rabu, 11 Desember 2024 |05:56 WIB
Taktik Bung Karno Mengotak Nasution dan Menaikkan Ahmad Yani
Presiden Soekarno (foto: dok Repro)
A
A
A

Pada saat yang hampir sama Presiden Soekarno bersama Wakil Perdana Menteri I Soebandrio mengganti jabatan Nasution yang semula Kepala Staf Angkatan Bersenjata menjadi Penasihat Presiden.

“Tentu saja Nasution harus tunduk pada perintah Presiden,” tulis Soebandrio dalam Kesaksianku Tentang G30 S.

Pada awal Tahun 1964 Presiden Soekarno membubarkan PARAN (Panitia Retooling Aparatur Negara), sebuah lembaga penyelidik anti korupsi yang didirikan Nasution.

Sebagai gantinya, Bung Karno membentuk Komando Tertinggi Retooling Aparatur Revolusi (KOTRAR) yang dipimpin Soebandrio dengan Ahmad Yani sebagai Kepala Staf KOTRAR.

Sejumlah pimpinan Angkatan Bersenjata mencemaskan konflik yang terjadi antara Yani dengan Nasution akan meluas ke kalangan prajurit.

Kekhawatiran itu disampaikan kepada Presiden Soekarno dan langsung memerintahkan sejumlah perwira senior, termasuk Mayjen Soeharto dan Pangdam Jawa Timur Basuki Rahmat untuk menemu Nasution.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement