JAKARTA - Kurir ratusan ribu ekstasi, Muhamad Rafi, mengalami kecelakaan mobil di Tol Lampung. Ternyata sebelum kejadian, ia sempat mengonsumsi narkoba jenis sabu.
Wadir Tipid Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Sunario mengungkapkan, penggunaan barang haram itu diduga kuat menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan mobil berisi ratusan ribu butir ekstasi.
"Si tersangka ini awalnya gunakan sabu, mungkin pada saat itu kecapekan. Sebab jam 5 subuh kecelakaan ini terjadi," kata Sunario dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (25/11/2025).
Muhamad Rafi, kata Sunario, sudah dua kali menjadi kurir narkoba. "Kegiatan ini kedua kalinya. Pertama itu 3 bulan lalu," ujar Sunario.
Sebelumnya, Bareskrim menangkap kurir ratusan ribu narkoba jenis ekstasi yang ditemukan saat terjadinya kecelakaan di Tol Lampung. Tersangka adalah Muhamad Rafi. Ia ditangkap di kawasan Sangereng, Ranca Buaya, Kabupaten Tangerang, Banten.
Dalam hal ini total barang bukti ekstasi yang dibawa tersangka yakni 207.529 butir dari enam tas. Tersangka merupakan seorang residivis kasus serupa pada 2013.
Diketahui, kecelakaan lalu lintas terjadi di KM 136 B ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) Lampung pada Kamis (20/11/2025) pukul 05.35 WIB. Usut punya usut, mobil Nissan X-Trail yang mengalami kecelakaan itu mengangkut beberapa tas.
Satu tas berada di dalam mobil, satu di badan jalan, dan empat lainnya di luar jalur tol. Tas-tas tersebut diduga sengaja dibuang pengemudi saat melarikan diri.
Dari dalam tas itu, polisi menemukan 34 bungkus ekstasi dengan berisi sebanyak 75.000 butir.
(Erha Aprili Ramadhoni)