Ketika WAT mencari bensin, korban ditegur oleh Serda M yang mencurigai gerak-geriknya. Korban kemudian diamankan dan dianiaya bersama lima tersangka lainnya dengan dugaan hendak melakukan transaksi narkoba.
“Penganiayaan dilakukan untuk memaksa korban mengaku. Namun hasil penyelidikan kami memastikan tidak ada bukti narkoba maupun komunikasi transaksi pada korban,” jelasnya.
Akibat penganiayaan tersebut, WAT meninggal dunia. Sementara DN mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan medis.
Polisi menegaskan penyidikan terhadap para tersangka masih terus berlanjut untuk mengungkap secara utuh peran masing-masing pelaku dalam kasus tersebut.
(Awaludin)