Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Perindo Dorong Evaluasi Menyeluruh Sistem Transportasi Usai Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur

Tim Okezone , Jurnalis-Kamis, 30 April 2026 |09:49 WIB
Perindo Dorong Evaluasi Menyeluruh Sistem Transportasi Usai Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur
Wakil Ketua Umum Partai Perindo Manik Marganamahendra (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA – Kecelakaan di perlintasan kereta api kembali menguak persoalan mendasar dalam tata kelola transportasi publik, terutama terkait aspek keselamatan dan kapasitas layanan. Peristiwa berulang menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih sistemik agar mobilitas masyarakat dapat berlangsung aman dan berkelanjutan.

Insiden di Bekasi Timur menjadi momentum untuk mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem transportasi, tidak hanya pada penanganan insiden, tetapi juga pada pembenahan struktur layanan dan infrastruktur.

Dorongan Evaluasi Sistemik dan Empati Publik

Wakil Ketua Umum Partai Perindo Manik Marganamahendra menyampaikan duka cita atas kejadian tersebut. Ia berharap korban mendapatkan penanganan terbaik.

“Kami mengucapkan duka yang mendalam atas kejadian kecelakaan di perlintasan kereta api di Bekasi Timur. Doa kami menyertai seluruh korban yang terdampak,” ucap Manik saat dihubungi, Kamis (30/4/2026).

Ia menilai pembenahan transportasi harus dilakukan secara komprehensif dan tidak parsial. Pendekatan tersebut dinilai penting agar akar persoalan dapat diidentifikasi secara utuh.

“Penting agar pejabat publik memiliki pengalaman yang sama dengan masyarakat dalam menggunakan transportasi publik. Dengan begitu, persoalan yang ada dapat dilihat secara lebih utuh,” kata dia.

Tekanan Keselamatan dan Tuntutan Perbaikan Infrastruktur

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Partai Perindo, Dina Masyusin, juga menyoroti aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam sistem transportasi publik.

“Saya menyampaikan duka mendalam atas kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Peristiwa ini harus menjadi alarm keras bahwa keselamatan transportasi publik tidak boleh ditawar,” ujar Dina.

Dia menekankan perlunya langkah konkret dari operator transportasi untuk mencegah kejadian serupa.

“Saya meminta PT. KAI segera melakukan evaluasi menyeluruh, khususnya pada perlintasan tanpa palang pintu yang berisiko tinggi. Pembangunan palang pintu, penempatan petugas, serta penguatan sistem pengawasan harus dipercepat agar kejadian serupa tidak terulang,” ucap dia.

Sejalan dengan itu, dorongan peningkatan anggaran dan pembenahan sistem persinyalan, penataan ruang publik, hingga pengelolaan penumpang dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem transportasi yang aman dan berkelanjutan.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement