Untuk menghormati para pekerja Chicago, Konferensi Sosialis Internasional pada tahun 1889 menyebut May Day sebagai hari libur buruh, melahirkan apa yang sekarang disebut oleh banyak negara sebagai Hari Buruh Internasional, terutama di beberapa negara Komunis.
Sementara itu, sejarah Hari Buruh di Indonesia sendiri dimulai ketika masih ada dalam jajahan Belanda. Saat itu, masyarakat menggelar demonstrasi lantaran kondisi kerja yang tidak manusiawi, upah rendah, dan tidak adanya jaminan kesehatan.
Perayaan Hari Buruh kembali terjadi ketika masa reformasi, dengan menuntut kesejahteraan hingga penghapusan sistem alih daya.
Akhirnya, Presiden BJ Habibie melakukan ratifikasi konvensi ILO Nomor 81 tentang kebebasan berserikat buruh. Peristiwa bersejarah hadir pada tanggal 1 Mei 2013, ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menetapkan Hari Buruh sebagai hari libur nasional.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.