Sebelumnya, Kapolres Halmahera Utara, Erlicson, menyebut dua pendaki warga negara asing (WNA) dilaporkan meninggal dunia akibat erupsi tersebut.
“Info sementara dua korban meninggal,” kata Erlicson kepada wartawan.
Namun, ia belum menjelaskan secara rinci identitas korban. Berdasarkan informasi sementara, kedua korban diketahui berasal dari Singapura.
Selain itu, sekitar 20 pendaki lainnya dilaporkan masih terjebak di kawasan Gunung Dukono dan sedang dalam proses evakuasi.
“Masih dilakukan evakuasi oleh tim gabungan dari Polres, BPBD, dan Basarnas terhadap sekitar 20 pendaki,” ujarnya.
Dikutip dari laman resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Dukono erupsi pada pukul 07.41 WIT dengan tinggi kolom letusan mencapai sekitar 10.000 meter di atas puncak.