Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pembongkaran JPO, Jalan Tendean Jaksel Masih Ditutup

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Selasa, 14 Juli 2026 |19:49 WIB
Pembongkaran JPO, Jalan Tendean Jaksel Masih Ditutup
Pembongkaran JPO Tendean, Jaksel (Foto: Puteranegara Batubara/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Proses pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean, Jakarta Selatan (Jaksel), masih berlangsung. Petugas gabungan terlihat melakukan proses pembersihan di lokasi.

Pantauan di lokasi, Selasa (14/7/2026) malam, polisi masih melakukan penutupan jalur Tendean yang mengarah ke Blok M dan sekitarnya. Pembongkaran JPO Tendean dilakukan setelah truk crane tersangkut.

Kendaraan roda dua maupun empat masih belum dapat melintas di ruas jalan tersebut. Sementara kendaraan alat berat dan truk masih terpantau berada di lokasi.

JPO Tendean sebenarnya sudah berhasil dibongkar. Namun, petugas gabungan masih melakukan penyisiran terhadap sisa bangunan jembatan tersebut untuk memastikan kondisi aman dilalui masyarakat.

Sementara arus kendaraan dari arah Blok M menuju Pancoran dan sekitarnya terpantau masih dapat dilalui. Meski demikian, kepadatan kendaraan terlihat terjadi di sejumlah titik. Sebelumnya, insiden tersebut menyebabkan sejumlah ruas jalan mengalami kemacetan parah pada Selasa sore.

Kabag Binopsnal Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Robby Hefados mengungkapkan sejumlah ruas jalan terdampak akibat proses pembongkaran JPO. Salah satunya Jalan Sudirman-Thamrin dari arah utara menuju selatan yang masih diupayakan untuk dialihkan.

“Dan juga keluaran SCBD yang mengarah ke Jalan Suryo itu juga mengalami kepadatan. Imbas dari evakuasi proses perbaikan atau pembongkaran JPO yang ditabrak oleh truk tadi pagi,” kata Robby.

Selain itu, ruas Jalan Suryo menuju Mampang Prapatan masih belum dapat dilintasi. Kondisi tersebut berdampak pada kepadatan arus kendaraan dari Jalan Rasuna Said menuju Jalan Warung Buncit.

“Imbas dari perbaikan juga atau evakuasi yang dilakukan di Mampang sehingga saat ini memang masyarakat belum bisa melintasi ruas jalan Mampang Prapatan yang mengarah ke Blok M,” ucapnya.

“Demikian juga yang dari arah Blok M menuju arah Mampang Prapatan juga sampai saat ini belum bisa Dilintasi. Ini menyebabkan terjadinya kepadatan yang cukup padat, mengarah ke ruas ruas jalan tersebut,” sambung dia.

Selain itu, kemacetan juga terpantau di ruas Jalan Pasar Minggu atau KH Guru Amin hingga simpang Pancoran menuju arah Kalibata. Kondisi tersebut terjadi akibat jam pulang kerja, ketika arus kendaraan dari jalan arteri menuju wilayah timur mengalami peningkatan.

“Ini masih sama kepadatan hanya berada di jalan tol tapi masih mengalir cukup lancar sampai dengan Cawang. Setelah Cawang sampai Bekasi masih cukup landak atau masih cukup lancar,” ucapnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement