Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Survei ASI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Danandaya Arya putra , Jurnalis-Minggu, 06 September 2026 |23:03 WIB
Survei ASI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Prabowo
Survei ASI terkait pemerintahan Prabowo-Gibran (Foto: Danandaya Arya Putra/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Lembaga Arus Survei Indonesia (ASI) merilis hasil survei terbarunya dalam agenda evaluasi kinerja dan program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Hasilnya, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto tercatat lebih tinggi ketimbang Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Adapun survei nasional ASI tersebut dilaksanakan pada 23-29 Juli 2026 di 38 provinsi di Indonesia. Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden dengan metode penarikan sampel Multistage Random Sampling. Survei memiliki margin of error (MoE) ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an, menyebut 57,6 persen masyarakat menyatakan puas terhadap kinerja Prabowo. Angka tersebut merupakan gabungan dari 9,0 persen responden yang menyatakan sangat puas dan 48,6 persen yang cukup puas.

Sementara itu, sebanyak 40,6 persen responden menyatakan tidak puas, terdiri dari 34,0 persen yang kurang puas dan 6,6 persen sangat tidak puas. Adapun 1,8 persen responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

“Untuk tingkat kepuasan terhadap Presiden Prabowo, sebanyak 57,6 persen masyarakat menyatakan puas. Ini terdiri dari 9 persen sangat puas dan 48,6 persen cukup puas. Sementara yang tidak puas berada di angka 40,6 persen,” kata Ali dalam paparannya di Sofyan Hotel Cut Meutia, Menteng, Jakarta, Minggu (6/9/2026).

Sedangkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Gibran berada pada angka 40,1 persen. Angka tersebut terdiri dari 4,1 persen responden yang menyatakan sangat puas dan 36,0 persen cukup puas.

Adapun 54,4 persen masyarakat menyatakan tidak puas terhadap kinerja Gibran, yang terdiri dari 39,7 persen kurang puas dan 14,7 persen sangat tidak puas. Selanjutnya, 5,6 persen responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

Ia menjelaskan, perbedaan tingkat kepuasan antara Presiden dan Wakil Presiden merupakan salah satu temuan yang perlu dibaca secara proporsional. Menurutnya, angka tersebut menggambarkan bagaimana publik memberikan penilaian yang berbeda terhadap kinerja masing-masing figur dalam pemerintahan.

“Kalau kita lihat angkanya, memang terdapat gap antara tingkat kepuasan terhadap Presiden dan Wakil Presiden. Presiden berada di 57,6 persen, sementara Wakil Presiden 40,1 persen. Ini tentu menjadi bagian dari evaluasi terhadap persepsi publik atas kinerja pemerintahan,” kata Ali.

Temuan tersebut juga menjadi tantangan bagi pemerintahan Prabowo-Gibran untuk memastikan koordinasi dan pembagian peran dapat berjalan semakin efektif. Menurutnya, kinerja pemerintahan pada akhirnya akan dinilai publik secara keseluruhan.

“Yang terpenting adalah bagaimana ke depan kinerja pemerintahan semakin efektif dan masyarakat bisa merasakan manfaat dari kebijakan yang dijalankan. Karena pada akhirnya, publik tidak hanya melihat figur, tetapi juga hasil kerja pemerintahan secara keseluruhan,” ujarnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement