Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peristiwa 7 September: Aktivis HAM Munir Tewas

Arief Setyadi , Jurnalis-Senin, 07 September 2026 |06:01 WIB
Peristiwa 7 September: Aktivis HAM Munir Tewas
Aktivis HAM Munir Said Thalib (Foto: Ist)
A
A
A

Dengan membawa slogan "Dukung Qing, hancurkan Barat", gerakan tersebut terus melakukan perlawanan. Diplomat, penduduk, tentara asing, serta sejumlah warga Tionghoa Kristen kemudian berlindung di Legation Quarter selama 55 hari.

Pemberontakan akhirnya dapat dipadamkan setelah Aliansi Delapan Negara tiba dengan membawa sekitar 20.000 tentara.

Berakhirnya pemberontakan ditandai dengan penandatanganan Protokol Boxer pada 7 September 1901. Kesepakatan tersebut memberikan sanksi berat kepada Dinasti Qing, termasuk kewajiban membayar ganti rugi sebesar 450 juta tael perak.

Protokol tersebut kemudian memberikan pengaruh besar terhadap kondisi politik, ekonomi, dan sosial di Tiongkok. Kepercayaan terhadap pemerintahan menurun, sementara kenaikan pajak semakin memperlemah Dinasti Qing hingga akhirnya pemerintahan tersebut tumbang dalam revolusi pada 1911.

- Abdurrahman Wahid atau Gus Dur Lahir

Abdurrahman Wahid atau yang lebih dikenal sebagai Gus Dur lahir di Jombang, Jawa Timur, pada 7 September 1940. Ia meninggal dunia di Jakarta pada 30 Desember 2009 dalam usia 69 tahun.

Gus Dur merupakan tokoh Muslim Indonesia sekaligus pemimpin politik yang kemudian menjadi Presiden Indonesia keempat. Ia menjabat sebagai presiden sejak 1999 hingga 2001.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement