Gempa terbaru tersebut merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas Flores Back-Arc Thrust. Berdasarkan analisis mekanisme sumber, gempa memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.
Guncangan gempa dirasakan dengan skala intensitas IV MMI di Lamba Leda, Manggarai Timur; Reok, Manggarai; dan Reok Barat, Manggarai. Pada skala tersebut, gempa dapat dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah pada siang hari.
Meski kembali terjadi gempa susulan, hasil pemodelan BMKG menunjukkan gempa M5,1 tersebut tidak berpotensi tsunami. BMKG memastikan pemantauan terhadap aktivitas gempa susulan di Flores terus dilakukan. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
BMKG juga mengimbau masyarakat menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa bumi untuk mencegah risiko keselamatan.
“BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat,” pungkas Wijayanto.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.