Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi Bakal Periksa Psikologi Pria yang Tendang Wanita di Mal Sency

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Senin, 21 September 2026 |12:22 WIB
Polisi Bakal Periksa Psikologi Pria yang Tendang Wanita di Mal Sency
Pria penendang wanita di Mal Sency (foto: dok ist)
A
A
A

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyatakan akan melakukan pemeriksaan psikologi terhadap R, pria yang diduga menendang wanita hingga nyungsep di Mal Senayan City (Sency).

"Namun kita dari penyidik tidak menutup peluang melakukan pemeriksaan terhadap psikologi dari pelaku," kata Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya kepada awak media, Senin (21/9/2026).

Menurutnya, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan alasan pria tersebut sampai melakukan tindakan tersebut.

"Untuk lebih memastikan seperti apa tindakan impulsif yang dilakukan oleh pelaku, sehingga melakukan kekerasan di publik dan terhadap seorang wanita," ujarnya.

 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menyebut alasan pria tersebut menendang perempuan itu karena merasa terganggu. Hal tersebut berdasarkan keterangan R saat menjalani pemeriksaan.

"Hasil pemeriksaan penyidik, terduga pelaku merasa terganggu dihalangi korban," ujar Budi.

Budi juga memastikan bahwa wanita yang ditendang oleh pria di Sency tidak melakukan aksi pencopetan.

"Berita bohong itu (pencopetan)," ucap Budi.

R ditangkap di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat, 18 September 2026 sekitar pukul 03.55 WIB.

Polda Metro Jaya telah menetapkan R sebagai tersangka terkait tindak pidana dugaan penganiayaan sebagaimana tertuang dalam Pasal 466 KUHP baru.
 

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement