JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah Indonesia, mulai memasuki musim hujan pada November 2026. Namun, awal musim hujan di sebagian besar wilayah diperkirakan lebih lambat atau mundur dibandingkan kondisi normal.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani mengatakan, musim hujan 2026-2027 akan datang secara bertahap. Sebanyak 185 Zona Musim (ZOM) atau 24,66 persen dari luas daratan Indonesia diprediksi mulai memasuki musim hujan pada November 2026.
Sementara itu, sebanyak 266 ZOM atau 17,31 persen luas daratan Indonesia diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada Desember 2026.
"Awal musim hujan 2026-2027 terjadi secara bertahap. Sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi masuk musim hujan pada periode November 2026, yaitu sebanyak 185 Zona Musim atau 24,66 persen luas daratan Indonesia. Kemudian masuknya musim hujan pada periode Desember 2026 yaitu sebanyak 266 Zona Musim atau 17,31 persen luas daratan Indonesia," kata Faisal dalam Konferensi Pers Prediksi Musim Hujan 2026-2027, Selasa (22/9/2026).
Menurut Faisal, sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi mengalami awal musim hujan yang lebih lambat dibandingkan kondisi normal. Kondisi tersebut diperkirakan terjadi pada 529 ZOM atau 61,08 persen luas daratan Indonesia.
"Awal musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi datang lebih lambat atau mundur, yaitu di 529 Zona Musim atau 61,08 persen luas daratan Indonesia," ujarnya.
El Nino Sangat Kuat hingga Awal 2027
Kondisi awal musim hujan yang cenderung terlambat tersebut terjadi ketika fenomena El Nino masih kuat. BMKG mencatat anomali suhu muka laut di Samudra Pasifik pada periode Juli-September 2026 mencapai +2,63.
Faisal mengatakan kondisi ENSO diprediksi masih berada pada fase El Nino hingga awal 2027.
"Anomali suhu muka laut di Samudra Pasifik pada periode Juli, Agustus, September 2026 menunjukkan nilai sebesar +2,63, yang dapat diartikan bahwa ENSO berada pada fase El Nino sangat kuat. Kondisi ENSO diprediksi akan bertahan pada fase El Nino hingga awal tahun 2027," kata Faisal.
Meski awal musim hujan diprediksi datang lebih lambat, BMKG memperkirakan akumulasi curah hujan selama musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia masih berada dalam kategori normal.
Sebanyak 510 ZOM atau 69,76 persen luas daratan Indonesia diprediksi memiliki akumulasi curah hujan dalam kategori normal atau mendekati rata-rata klimatologis.
"Akumulasi curah hujan pada periode musim hujan di sebagian besar Indonesia, atau 510 Zona Musim sama dengan 69,76 persen luas daratan Indonesia, diprediksi berada pada kategori normal atau mendekati kondisi rata-rata klimatologisnya," ujarnya.
Puncak Musim Hujan Desember 2026-Februari 2027
BMKG juga memprediksi puncak musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia berlangsung pada Desember 2026 hingga Februari 2027.
Pada Desember 2026, puncak musim hujan diprediksi terjadi di 155 ZOM atau 36,94 persen luas daratan Indonesia.
Kemudian pada Januari 2027, puncak musim hujan diperkirakan terjadi di 162 ZOM atau 25,68 persen luas daratan Indonesia. Sementara pada Februari 2027, puncak musim hujan diprediksi terjadi di 190 ZOM atau 16,9 persen luas daratan Indonesia.
"Sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi mengalami puncak musim hujan pada bulan Desember 2026, yaitu di 155 Zona Musim atau 36,94 persen luas daratan Indonesia. Puncak musim hujan di Januari 2027 yaitu di 162 Zona Musim atau 25,68 persen luas daratan Indonesia. Dan nanti di bulan Februari 2027 yaitu di 190 Zona Musim atau 16,9 persen luas daratan Indonesia," kata Faisal.
Selain awal musim yang cenderung terlambat, BMKG memperkirakan durasi musim hujan 2026-2027 di sebagian besar wilayah Indonesia lebih pendek dibandingkan kondisi normal.
Sebanyak 482 ZOM atau 51,90 persen luas daratan Indonesia diprediksi mengalami musim hujan dengan durasi lebih pendek dari normal.
"Sebagian besar wilayah Indonesia di 482 Zona Musim atau 51,90 persen luas daratan Indonesia diprediksi mengalami musim hujan 2026-2027 yang lebih pendek dari normalnya," tutur Faisal.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.