Namun, catatan asli menunjukkan gambaran berbeda. Netanyahu disebut secara konsisten menolak sejumlah inisiatif militer yang diusulkan dan meyakini bahwa Hamas masih berada dalam kondisi gentar.
Pada April 2023, Direktur Shin Bet saat itu, Ronen Bar, bersama Kepala Staf Militer saat itu, Herzi Halevi, secara resmi merekomendasikan serangan terarah terhadap para pemimpin Hamas di Gaza.
Sebulan kemudian, Bar memperingatkan bahwa konflik militer skala penuh di Gaza tidak dapat dihindari. Dia juga mendesak persiapan untuk menghadapi kemungkinan serangan pembuka yang bersifat pencegahan.
Namun, Netanyahu menolak rencana tersebut dengan menyatakan bahwa "keseimbangan pencegahan yang kuat" telah diterapkan.
Penyelidikan tersebut juga menyoroti pengarahan lain yang disebut diabaikan. Salah satunya adalah peringatan Bar pada Agustus 2023 yang menyebut daya pencegahan Israel secara aktif mengalami pengikisan. Bar saat itu juga menyarankan agar langkah pencegahan segera dipertimbangkan.