Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Militer AS Akan Siarkan Langsung Eksekusi Mati Nidal Hasan, Pelaku Penembakan Fort Hood

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 09 Oktober 2026 |15:01 WIB
Militer AS Akan Siarkan Langsung Eksekusi Mati Nidal Hasan, Pelaku Penembakan Fort Hood
Nidal Malik Hasan menembak mati 13 tentara di Fort Hood pada 2009. (Foto: Bell County Sheriff)
A
A
A

Hasan, seorang Muslim kelahiran AS dan mantan psikiater Angkatan Darat, melepaskan tembakan di pusat pemrosesan militer di Fort Hood pada 5 November 2009, menewaskan 13 orang dan melukai 32 lainnya. Ia dilaporkan meneriakkan "Allahu Akbar" saat melancarkan serangan tersebut.

Sebelumnya, pelaku penembakan itu sempat bertukar surel dengan ulama Islam radikal Anwar al-Awlaki, yang kemudian tewas dalam serangan pesawat nirawak (drone) AS di Yaman. Dalam persidangan militer, Hasan mengakui tanggung jawab atas pembantaian tersebut; ia berdalih bahwa tindakannya dilakukan demi melindungi sesama Muslim dari operasi militer Amerika di Afghanistan.

Ia dinyatakan bersalah atas pembunuhan berencana dan percobaan pembunuhan pada tahun 2013 serta dijatuhi hukuman mati. Mahkamah Agung AS menolak meninjau kembali putusan bersalahnya pada Maret 2025, sehingga membuka jalan bagi Presiden AS Donald Trump untuk menyetujui eksekusi tersebut awal bulan ini menyusul rekomendasi dari Hegseth.

Eksekusi dijadwalkan berlangsung pada pukul 13.00 tanggal 3 Desember, kurang lebih pada waktu yang sama dengan saat serangan awal terjadi. Hasan masih bisa berupaya menunda eksekusinya melalui langkah hukum terpisah di pengadilan federal sipil.

Eksekusi militer AS yang terakhir terjadi pada tahun 1961, ketika seorang prajurit Angkatan Darat dihukum gantung setelah dinyatakan bersalah melakukan pemerkosaan dan percobaan pembunuhan terhadap seorang anak perempuan berusia 11 tahun.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement