SUMEDANG – Polisi berhasil menangkap dua pelaku pembunuhan tragis sopir taksi online bernama Yogi Saparudin. Kedua tersangka yakni, ADS (30) serta MIN (17) yang masih berstatus sebagai pelajar.
Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Usep Sudirman mengatakan, aksi pembunuhan berencana ini dipicu oleh persoalan utang piutang sebesar Rp25 juta yang ditagih oleh kedua tersangka kepada korban.
Kronologi kejadian bermula saat tersangka ADS memesan jasa taksi online milik korban melalui aplikasi. Dalam pertemuan pertama, sempat terjadi cekcok mulut saat keduanya membahas perihal utang.
ADS kemudian memesan kembali layanan taksi online korban dengan mengajak MIN, lalu memancing korban menuju kawasan galian tambang di kaki Gunung Tampomas, Cimalaka, dengan dalih perbaikan alat berat.
“Penganiayaan berat dilakukan pada malam hari. Korban diikat menggunakan tali tambang dan lehernya dijerat dengan kabel baja. Setelah itu, jasad korban dikubur di kebun teh,” katanya, Senin (12/10/2026).
Selain dipicu utang, polisi menduga aksi pembunuhan ini telah direncanakan secara matang karena para tersangka berniat menjual mobil milik korban dan membagi hasil penjualannya.
"Perbuatan kedua tersangka diduga kuat merupakan pembunuhan berencana. Pelaku mengikat korban dengan tali tambang dan menjerat lehernya dengan kabel baja sebelum menguburkan jasadnya di Perkebunan Teh Margawindu," pungkasnya.
Sebelumnya, korban ditemukan tewas mengenaskan dan terkubur di kawasan Perkebunan Teh Margawindu, Dusun Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 459 jo Pasal 20 huruf c, atau Pasal 479 ayat (4), dan/atau Pasal 458 ayat (1) jo Pasal 20 huruf c UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman sanksi maksimal pidana mati, penjara seumur hidup, atau kurungan penjara paling lama 20 tahun.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.