JAKARTA - Mengapa debt collector sering disebut mata elang (matel)? Istilah ini kerap terdengar dalam pemberitaan maupun perbincangan warganet mengenai penagihan kendaraan kredit di jalan raya. Sebutan tersebut sudah tidak asing bagi sebagian masyarakat, terutama mereka yang memiliki kendaraan dengan skema cicilan.
Dilansir dari berbagai sumber, mengapa debt collector disebut mata elang?
1. Asal-usul Sebutan Mata Elang
Mata elang atau matel merupakan sebutan populer di masyarakat untuk debt collector lapangan yang bertugas menagih tunggakan, atau membantu proses penarikan kendaraan yang menjadi objek jaminan kredit. Kendaraan yang menjadi sasaran penagihan umumnya berupa sepeda motor dan mobil yang cicilannya menunggak.
Pekerjaan mereka tidak hanya berkaitan dengan penagihan, tetapi juga melacak keberadaan debitur dan kendaraan yang menjadi objek jaminan.
Sebutan mata elang diduga merujuk pada cara kerja mereka yang aktif memantau dan mencari kendaraan di lapangan. Mereka kerap terlihat di jalan raya sambil memeriksa informasi kendaraan melalui ponsel untuk menemukan kendaraan yang berkaitan dengan tunggakan kredit.
Istilah ini kemudian populer di masyarakat seiring dengan maraknya praktik penagihan utang dan pencarian kendaraan kredit yang menunggak di jalanan maupun lokasi lainnya.