Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Saat Terjaring OTT, Mantan Dirjen Hubla Ngaku Kaget Isi Tasnya Ada Uang Rp20 Miliar

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Rabu, 04 April 2018 |13:44 WIB
Saat Terjaring OTT, Mantan Dirjen Hubla <i>Ngaku</i> Kaget Isi Tasnya Ada Uang Rp20 Miliar
Mantan Dirjen Hubla Anthonius Tonny Budiono (Foto: Antara)
A
A
A

JAKARTA - Mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Antonius Tonny Budiono, mengaku kaget dan tak menyangka jumlah uang yang ada di dalam 33 ranselnya mencapai Rp20 miliar. Saat terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK, puluhan ransel tersebut disimpannya dalam kamar yang berada di rumah dinasnya.

Hal tersebut disampaikan Tonny dalam sidang pemeriksaan terdakwa dalam kasus suap perizinan dan pengadaan proyek-proyek di lingkungan Ditjen Hubla Tahun Anggaran 2016-2017 di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (4/4/2018).

"Perkiraan saya (jumlahnya) Rp3 miliar sampai Rp4 miliar. Begitu dihitung Rp20 miliar, kaget juga yang mulia tahu gitu saya beli rumah di Pondok Indah," ungkap Tonny di hadapan Majelis Hakim.

 (Baca: Dirjen Hubla Terjerat Suap, Menhub: Saya Merasa Bersalah)

Dalam hal ini, Tonny sengaja menyimpan ransel-ransel itu di kamar untuk memudahkan saat mengambil uang. Namun ia tak merinci siapa saja pihak yang memberikan uang tersebut.

Tonny berkilah bahwa, sebagian uang itu berasal dari honornya saat menjadi narasumber maupun perjalanan dinas. Selain itu, uang dalam ransel itu telah tercampur dengan uang milik istrinya yang berprofesi sebagai guru.

"Di situ (ransel) ada juga uang dari wali murid, istri saya kan guru. Tapi saya enggak tahu yang mana karena udah kecampur," tutur dia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement