nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Perusak Mapolsek Batin Jambi Diringkus, Semuanya Berstatus Pelajar

Azhari Sultan, Jurnalis · Selasa 25 Juni 2019 08:52 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 25 340 2070507 4-perusak-mapolsek-batin-jambi-diringkus-semuanya-berstatus-pelajar-onUAGt2Sz3.jpg Mapolsek Batin XXIV di Kabupaten Batanghari, Jambi. (Foto: Azhari Sultan/Okezone)

JAMBI – Kasus perusakan Polsek Batin XXIV di Kabupaten Batanghari, Jambi, pada Sabtu 22 Juni 2019 terus diusut petugas. Hasilnya, empat pelaku diringkus Tim Gabungan Ditrektorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi dan Polres Batanghari. Ironisnya, keempat tersangka masih berstatus pelajar dan di bawah umur.

Direktur Kriminal Umum Polda Jambi AKBP Edi Faryadi mengatakan penangkapan keempat tersangka dilakukan di rumah masing-masing.

"Para pelaku ini masih berstatus pelajar atau di bawah umur. Saat ini kita masih terus melakukan pemeriksaan di Polres Batanghari," tutur Edi saat dikonfirmasi, Selasa (25/6/2019).

(Baca juga: Kesal dengan Perampok, Puluhan Warga Malah Rusak Kantor Polisi)

Keempat pelaku tersebut yakni AR (16), AK (16), MF (15), dan HA (15). "Mereka semua merupakan warga Durian Luncuk, Kabupaten Batanghari, Jambi," ungkap Edi.

Selain keempat pelaku, Tim Gabungan terus melakukan penyelidikan atas kasus yang menimbulkan korban jiwa itu.

Perusakan Mapolsek Batin XXIV. (Foto: Azhari Sultan/Okezone)

Dia memastikan akan ada tersangka lain dalam kasus ini. "Pelaku utamanya masih kita buru. Kita pastikan kasus ini akan terus kita kembangkan," tegasnya.

Kepada petugas, keempat pelaku mengaku mengambil sejumlah barang saat terjadi penyerangan di Polsek Batin XXIV. Mereka juga ikut dan turut serta melakukan perusakan.

"Ada yang mengambil sepatu polisi, pancing, atau yang lainnya di Polsek Batin," jelas Edi.

(Baca juga: Massa Blokir Jalanan & Lakukan Pembakaran, Kota Sorong Mencekam)

Ia mengatakan, para pelaku tersebut tidak ditahan, melainkan dilakukan wajib lapor. "Mereka tidak kita tahan, tapi kita lakukan penahanan luar. Pasalnya, pelaku masih di bawah umur," ucap Edi.

Meski demikian, keempatnya dikenakan pasal Undang-Undang Anak. "Para pelaku tersebut nantinya diperadilkan di peradilan anak karena masih anak-anak," terangnya.

Seperti diberitakan, kejadian tersebut dipicu tewasnya Gun Harapan, ketua DPC PPP di Desa Aur Gading, Kabupaten Batanghari, Jambi.

Peristiwa tewasnya Gun itulah yang membuat warga emosi. Akibatnya, massa yang sudah tersulut emosi mencari tersangka di Mapolsek Batin XXIV.

Selanjutnya, massa langsung mengobrak-abrik dan menghancurkan kaca-kaca di Mapolsek Batin XXIV.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini