nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tersangka Perusakan Polsek Batin Jambi Bertambah Jadi 17 Orang

Azhari Sultan, Jurnalis · Jum'at 28 Juni 2019 22:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 28 340 2072360 tersangka-perusakan-polsek-batin-jambi-bertambah-jadi-17-orang-ANicJON2kK.jpg Polsek Batin Jambi dirusak (Foto: Azhari Sultan)

JAMBI - Polres Batanghari terus intensifkan penyelidikan kasus perusakan Polsek Batin XXIV di Kabupaten Batanghari, Jambi pada akhir pekan lalu. Tidak tanggung-tanggung, jumlah tersangka dari semula dua orang, kini bertambah jadi 17 orang.

Penetapan tersangka ini dibenarkan Kapolres Batanghari AKBP Mohammad Santoso, bahwa saat ini penambahan tersangka mencapai belasan orang. Ditetapkannya mereka jadi tersangka setelah penyidik melakukan proses penyelidikan terhadap saksi. Selain itu, mereka juga mengakui perbuatan perusakan polsek.

"Ada 17 orang tersangka yang sudah ditetapkan. Namun, saat ini statusnya masih wajib lapor," ujar Santoso, Jumat (28/6/2019).

Baca Juga: 4 Perusak Mapolsek Batin Jambi Diringkus, Semuanya Berstatus Pelajar 

Para tersangka tersebut, di antaranya orang dewasa berinisial S, DK, AS, K, AR, SD, ES, IG, N, MAR, AAP, AMR, AY dan AZ. Sedangkan yang di bawah umur tiga orang, yakni inisial R, HAM dan MAF. Semuanya merupakan warga Desa Aur Gading, Kabupaten Batanghari, Jambi.

Dia menambahkan, untuk saksi yang sudah diperiksa Polres Batanghari mencapai 38 orang. Kemudian, dari belasan para tersangka juga sudah ditemukan aktor intelektual atau provokator perusakan. Sementara, sejumlah barang bukti sudah diamankan pihak Polres.

"Kalau provokatornya sudah ditangkap Polres Batanghari. Dari 17 orang tersangka ada 3 orang yang diduga provokatornya," katanya.

 Polsek Batin

Untuk barang bukti yang disita petugas, berupa batu bata, kayu dan pecahan batu gilingan dan gembok dalam perusakan Polsek. Dari pengakuan para tersangka, tuturnya, perusakan terhadap mapolsek tersebut, karena ketidakpuasan terhadap tersangka.

Baca Juga: Kota Sorong Sudah Kondusif Pasca-Rusuh, Polisi Buru Pelaku Kerusuhan & Pembunuhan 

Pasalnya, tersangka yang diketahui bernama Ibrahim (30) telah menyebabkan tewasnya Gun Harapan, Ketua DC PPP Batanghari saat terjadi pencurian di rumahnya.

"Aksi tersebut dilakukan tersangka karena kesal tidak menemukan pelaku pencurian, sehingga para tersangka yang melakukan perusakan. Dari data yang dihukum rata-rata memiliki ikatan keluarga dengan korban," ungkap Santoso.

Atas perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 170 Jo 160 Subsider 406 KUHP. "Saat ini, para tersangka tersebut tidak ditahan, hanya saja dikenakan wajib lapor. Namun, proses akan tetap dilanjutkan," kata Kapolres.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini