Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menyoroti Peran Wapres AS Sebagai "Pengganti" Dikala Presiden Berhalangan

Rahman Asmardika , Jurnalis-Kamis, 08 Oktober 2020 |17:08 WIB
Menyoroti Peran Wapres AS Sebagai
Senator Kamala Harris dan Wakil Presiden AS Mike Pence. (Foto: C-Span)
A
A
A

WAKIL Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence pekan lalu menjadi perhatian publik menyusul munculnya kemungkinan terjadinya pengalihan kewenangan dari Presiden Donald Trump yang dirawat di Pusat Medis Militer Walter Reed setelah didiagnosis positif Covid-19.

Sorotan mengenai peran wakil presiden AS juga mengemuka pada debat calon wakil presiden di Salt Lake City, Utah pada Rabu (7/10/2020), saat moderator debat, Susan Page menyinggung mengenai kemungkinan terjadinya “ketidakmampuan presiden untuk memerintah”, kekhawatiran yang dikaitkan dengan usia kedua kandidat presiden yang tergolong uzur.

Namun, apa saja sebenarnya peran yang dilakukan seorang wakil presiden AS, dan seberapa penting peran tersebut?

BACA JUGA: Demam Setelah Positif Covid-19, Trump Diterbangkan ke Rumah Sakit

Menurut Joel Goldstein, profesor hukum dari University of St. Louis, menurut undang-undang AS, wakil presiden memiliki dua peran: yang pertama sebagai presiden dari senat, yang dapat memiliki kemampuan untuk memutuskan jika terjadi perimbangan dalam pemungutan suara, dan yang kedua, sebagai orang di urutan pertama suksesi kepresidenan. Namun, peran eksekutif wakil presiden baru mulai dijalankan pada pertengahan abad ke-20.

“Sebagian besar abad ke-19, dan selama paruh pertama abad ke-20, wakil presiden sebenarnya adalah pejabat legislatif,” kata Goldstein dalam penjelasan kepada para jurnalis internasional, termasuk Okezone.

BACA JUGA: Wapres AS Diisukan Positif Covid-19, Gedung Putih Membantah

“Wakil presiden dari John Adams, wakil presiden pertama, hingga Alvin Barkley, yang merupakan Wakil Presiden Harry Truman dari 1949 hingga 1953, menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk memimpin Senat. Mereka sangat sedikit atau tidak memiliki fungsi sama sekali di cabang eksekutif.”

Dia menjelaskan bahwa pada masa-masa itu, wakil presiden dipilih oleh partai, bukan oleh calon presiden, yang tidak memiliki pengaruh dalam memilih pendampingnya. Karena itu, presiden dan wakil presiden AS pada masa-masa itu seringkali tidak sejalan dan tidak cocok satu sama lainnya, baik dalam hal kepribadian, hingga ideologi politik.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement