Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mainkan Harmonika saat Beri Penghormatan Terakhir untuk Ratu Elizabeth II, Pria Hong Kong Ditangkap

Susi Susanti , Jurnalis-Rabu, 21 September 2022 |17:10 WIB
Mainkan Harmonika saat Beri Penghormatan Terakhir untuk Ratu Elizabeth II, Pria Hong Kong Ditangkap
Polisi tangkap pria Hong Kong yang memainkan harmonika dianggap menghasut (Foto: AP)
A
A
A

HONG KONG - Seorang pria Hong Kong yang pergi ke konsulat Inggris di Hong Kong pada Senin (19/9/2022) malam untuk memberikan penghormatan kepada Ratu Elizabeth II, di antara sejumlah pelayat, telah ditahan.

Laporan lokal mengatakan pria berusia 43 tahun itu memainkan beberapa lagu di harmonikanya, termasuk yang terkait dengan protes 2019, serta lagu kebangsaan Inggris.

Rekaman yang dibagikan secara luas di media sosial (medsos) menunjukkan pria yang berdiri di luar konsulat memainkan "Glory to Hong Kong", lagu tidak resmi para pengunjuk rasa selama protes pro-demokrasi 2019, di harmonikanya.

Kerumunan besar, yang berkumpul untuk menonton siaran langsung online dari pemakaman kenegaraan Ratu kemudian di Inggris, terlihat bernyanyi bersama untuk lagu tersebut.

Baca juga: Ketika Prabowo Unggah Foto Ibundanya Bertemu Ratu Elizabeth II, Tuai Pujian Warganet 

Lirik lagu itu mengacu pada "air mata di tanah kita", dan juga menyebutkan "demokrasi dan kebebasan".

 Baca juga: 5 Fakta Pemakaman Ratu Elizabeth II, Ratusan Pemimpin Dunia Ucapkan Selamat Tinggal

Polisi mengatakan kepada BBC Chinese bahwa pria itu telah ditahan karena dicurigai melakukan "tindakan dengan niat menghasut".

Polisi menjelaskan dia ditahan di bawah undang-undang (UU) hasutan era kolonial. Selama ini, UU tersebut jarang digunakan oleh jaksa.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement