Selama 26 tahun terakhir, kelompok hak asasi manusia, penyelidik independen, dan media internasional telah mendokumentasikan penindasan sistematis, termasuk penahanan sewenang-wenang, penyiksaan, kerja paksa, dan "pendidikan ulang" ideologis. Zhang akan menjadi salah satu dari sekian banyak korban kampanye ini.
Sekarang tinggal di Amerika Serikat, Zhang telah muncul sebagai kritikus vokal terhadap kebijakan Beijing—memperingatkan bahwa penindasan PKC tidak lagi terbatas pada perbatasan China.
Falun Gong, juga dikenal sebagai Falun Dafa, diperkenalkan kepada publik pada awal tahun 1990-an. Falun Gong menggabungkan latihan gerakan lambat dengan ajaran yang didasarkan pada prinsip-prinsip kebenaran, welas asih, dan kesabaran.
Pada 1999, perkiraan negara China menyebutkan jumlah praktisi Falun Gong berjumlah sekitar 70 juta.
Keluarga Zhang mengalami dampaknya secara langsung. Ibunya, yang didiagnosis menderita sirosis hati parah pada 1997, mulai berlatih Falun Gong setelah bergabung dengan kelompok lokal di sebuah taman.