Untuk memenuhi kebutuhan permakanan warga terdampak, BPBD Kabupaten Pemalang mendirikan dapur umum di Desa Kendalrejo dan Balai Desa Mojo. Pada Sabtu (17/1), banjir di Kecamatan Randudongkal terpantau telah surut, sementara genangan air di Kecamatan Ulujami dan Petarukan masih bertahan.
Di Kabupaten Pekalongan, hujan lebat pada Sabtu (17/1) dini hari serta limpasan air Sungai Bremi menyebabkan banjir di Kecamatan Pekalongan Timur, Pekalongan Barat, dan Pekalongan Selatan.
Aam mengatakan, ketinggian genangan air terpantau antara 20–100 sentimeter. Sebagai langkah respons cepat, BPBD Kabupaten Pekalongan melakukan evakuasi warga terdampak dan mengaktifkan posko kebencanaan.
“Sebanyak 800 warga dilaporkan mengungsi dan tersebar di tujuh titik pengungsian,” katanya.
Ia menambahkan, banjir di Kabupaten Pekalongan tidak hanya berdampak pada permukiman warga, tetapi juga mengganggu layanan transportasi kereta api. Berdasarkan pantauan tim lapangan, jalur kereta api di KM 88+6/7 antara Stasiun Pekalongan–Sragi turut terendam banjir.