JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah terjadi pada 25 Juli, baik di Indonesia maupun dunia. Mulai dari berakhirnya Konferensi Malino yang menjadi bagian dari sejarah pembentukan Negara Indonesia Timur, pelantikan Kabinet Ampera I, hingga kelahiran bayi tabung pertama di dunia.
Berikut rangkuman peristiwa bersejarah yang terjadi pada 25 Juli:
1925 – Kelahiran Sarwo Edhie Wibowo
Letnan Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo lahir di Purworejo, Jawa Tengah, pada 25 Juli 1925. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh militer Indonesia yang memiliki peran penting dalam berbagai peristiwa nasional.
Sarwo Edhie memimpin Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD), yang kini menjadi Komando Pasukan Khusus (Kopassus), dalam operasi penumpasan Gerakan 30 September (G30S). Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua BP-7 Pusat, Duta Besar RI untuk Korea Selatan, dan Gubernur Akabri.
1946 – Konferensi Malino Berakhir
Konferensi Malino yang berlangsung pada 15–25 Juli 1946 resmi berakhir. Pertemuan yang digelar di Malino, Sulawesi Selatan, itu membahas rencana pembentukan negara-negara bagian dalam sistem federal di Indonesia, termasuk pembentukan negara yang mencakup wilayah Indonesia bagian timur.
Konferensi tersebut dihadiri 39 delegasi yang mewakili 15 daerah dari Kalimantan dan kawasan Indonesia Timur. Hasil konferensi menjadi salah satu tahapan yang mengarah pada pembentukan Negara Indonesia Timur.
1966 – Kabinet Ampera I Diumumkan
Pada 25 Juli 1966, Letjen Soeharto mengumumkan susunan Kabinet Ampera I setelah memperoleh persetujuan Presiden Soekarno.
Kabinet tersebut mulai menjalankan tugas pada 28 Juli 1966 hingga 14 Oktober 1967, sebagai bagian dari masa transisi pemerintahan di Indonesia.
1978 – Bayi Tabung Pertama di Dunia Lahir
Louise Joy Brown lahir di Inggris pada 25 Juli 1978 dan tercatat sebagai bayi pertama di dunia yang lahir melalui teknologi fertilisasi in vitro (IVF) atau yang lebih dikenal sebagai program bayi tabung.
Louise merupakan putri pasangan Lesley dan John Brown. Kelahirannya menjadi tonggak penting dalam dunia kedokteran reproduksi dan membuka harapan bagi jutaan pasangan yang mengalami masalah kesuburan.
2005 – Izin Terbang Bouraq Indonesia Airlines Dicabut
Maskapai penerbangan swasta Bouraq Indonesia Airlines mengakhiri operasionalnya setelah izin terbangnya dicabut pada 25 Juli 2005.
Maskapai yang didirikan oleh Jerry A. Sumendap pada 1970 itu sempat menjadi salah satu perusahaan penerbangan swasta terbesar di Indonesia. Namun, krisis keuangan yang berkepanjangan membuat Bouraq dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dan menghentikan seluruh operasionalnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.