Setelah itu, ia juga mencoba masuk di DPR dengan mencalonkan diri sebagai calon legislatif dapil Tangerang dari Partai Merdeka. Partai tersebut dirinya bentuk bersama Adi Sasono dan menjadi peserta Pemilu tahun 2004.
Namun tidak berhenti di sana, karier politiknya kemudian berlanjut saat ia maju sebagai calon anggota DPR melalui Partai Golkar pada Pemilu 2009. Namun, pencalonan tersebut belum membawanya mendapatkan kursi di parlemen.
Selain itu, Syahganda juga mendirikan Sabang Merauke Circle (SMC) pada 2010. Lembaga itu bergerak dalam bidang kajian kebijakan publik.
Melalui SMC, Syahganda aktif menyampaikan pandangan mengenai berbagai isu, mulai dari politik, ekonomi, pembangunan, hingga persoalan kesejahteraan sosial.
Adapun dirinya memiliki latar belakang sebagai akademisi. Sejak 2016, ia tercatat sebagai dosen Jurusan Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jakarta.
Lebih jauh, nama Syahganda kembali menjadi perhatian publik usai terlibat dalam Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), yang dideklarasikan pada Agustus 2020.
Syahganda masuk dalam jajaran Komite Eksekutif KAMI bersama sejumlah tokoh lainnya. Organisasi tersebut saat itu menyampaikan berbagai kritik terhadap kebijakan pemerintah, termasuk penolakan terhadap Omnibus Law atau UU Cipta Kerja.
Keterlibatan Syahganda dalam menyuarakan pandangan tersebut kemudian membawanya pada proses hukum hingga dijatuhi hukuman penjara.
Hingga puncaknya saat ini, Syahganda kembali masuk dalam pemerintahan setelah Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Kepala Bakom RI.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.