Pramono menjelaskan bentrokan tersebut bukan dipicu penertiban pedagang nasi yang biasa berjualan untuk pekerja proyek. Menurutnya, insiden bermula dari operasi penertiban yang dilakukan petugas Dinas Perhubungan (Dishub).
"Mereka bukan seperti yang digambarkan melakukan penertiban terhadap pedagang atau pun ibu yang biasa berjualan di sana. Ini rentetannya adalah penertiban yang dilakukan oleh Dishub sehingga tidak ada kaitannya dengan itu," ujar Pramono.
Menurut dia, petugas awalnya menertibkan pedagang kaki lima (PKL) dan kendaraan yang parkir sembarangan. Penertiban dilakukan terhadap pihak-pihak yang menggunakan lahan tidak sesuai peruntukannya hingga mengganggu ketertiban masyarakat.
Operasi kemudian berlanjut ke area Kolam Renang Bulungan. Di lokasi tersebut, petugas melakukan operasi cabut pentil terhadap kendaraan yang parkir sembarangan.
Pramono menyebut situasi memanas setelah sejumlah pekerja proyek diduga memprovokasi petugas hingga terjadi bentrokan. Petugas Dishub sempat mundur untuk menghindari keributan. Namun, sejumlah orang disebut masih mengejar dan melakukan kekerasan terhadap petugas, termasuk anggota Satpol PP yang dipukul menggunakan helm hingga terluka.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.