nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Donald John Trump

Silviana Dharma, Jurnalis · Jum'at 07 Oktober 2016 20:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 10 07 17 1509181 donald-john-trump-TzDr6EJ5XX.jpg Donald Trump. (Foto: AP)

Pebisnis sekaligus Aktor

Sejak muda, Donald tertarik pada dunia perfilman. Dia sempat ingin jadi aktor, tetapi pindah haluan jadi pebisnis mengikuti jejak ayahnya. Pikirnya kala itu, industri keuangan jauh lebih menarik dan menguntungkan.

Meski begitu, impian untuk tampil di layar kaca tak pernah benar-benar surut. Setelah sukses mengambil alih beberapa perusahaan keluarga dan menjadi juragan pengembang real estate yang terkemuka, baru pada 2004 dia mulai melebarkan sayap ke panggung hiburan.

Penampilannya dalam dunia pertelevisian antara lain bisa dilihat pada film Home Alone bermain jadi cameo, produser sekaligus pembawa acara utama serial reality show The Apprentice di saluran televisi NBC. Ketegasannya dalam memecat para peserta kemudian menjadikannya semakin terkenal. Jargon ‘Anda dipecat’ yang sering dilontarkannya dalam acara tersebut hingga saat ini sering dijadikan ejekan oleh lawan politiknya. Mereka meyakini Trump yang asli juga suka memecat karyawan seperti dalam acara tersebut.

Percaya tidak percaya, Trump juga pernah muncul di acara gulat WWE. Keterlibatannya dalam acara tersebut karena gedungnya, Trump Plaza di Atlantic City, New Jersey, disewa untuk menampilkan pertandingan aktor-aktor berbadan kekar itu. Satu kemunculannya yang paling dikenang terjadi pada 2007, dia menantang pemilik WWE, Vince McMahon untuk adu pemain. Hasilnya, Vince bersama Umaga kalah; dan sesuai perjanjian, Trump dan pemain pilihannya, Bobby Lashley berhak mencukur habis rambut miliarder WWE itu.

Video pertarungan miliarder, Donald Trump dan Vince McMahon

Sebagai pebisnis, karier Trump tidak berjalan mulus. Meskipun terbilang sukses dalam beberapa proyek, seperti Grand Hyatt di Manhattan, dia juga pernah mengalami kebangkrutan. Salah satu bisnisnya yang ditutup lantaran hutang menggunung ialah kasino terbesarnya, Trump Taj Mahal di New Jersey.

“Melewati masa-masa sulit adalah hal yang menakjubkan. Setiap orang harus merasakannya, minimal sekali,” pesannya.

Riwayat Politik Trump

Kantong gembung, popularitas tercapai, pernikahan berlangsung sebanyak tiga kali, anak sudah lima, Donald yang lebih mapan ini selanjutnya menancapkan kuku ke dunia politik pada 2012. Kehadiran Trump sering dikatakan para pengamat politik dan industri hiburan sebagai pembawa rona tersendiri dalam ingar bingar elit pemerintahan.

Tercatat, pria berdarah Skotlandia ini pernah berganti partai politik (parpol) hingga lima kali. Republik adalah parpol pertama baginya pada 1987. Namun pada 1999, dia pindah ke Partai Independen. Pada 2000, Trump pernah ingin naik jadi presiden melalui Partai Reformasi. Lalu pada Agutus 2001, dia banting setir ke Demokrat. Sampai delapan tahun kemudian, dia melompat kembali ke Republik. Sempat kecewa dengan parpol, dia memutuskan tidak andil dalam parpol mana pun. Namun akhirnya, dia nyapres juga tahun ini dengan menunggangi Republik.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini