Lebih lanjut, Sri Gusni menekankan pula bahwa kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan individu dengan penyakit penyerta harus menjadi prioritas utama perlindungan, baik melalui vaksinasi, pencegahan, akses layanan kesehatan, maupun pemantauan berkelanjutan.
Selain itu, informasi publik yang jelas, konsisten, dan berbasis data sangat penting agar masyarakat dapat bersikap waspada tanpa panik. Edukasi, vaksinasi, dan penguatan layanan kesehatan primer harus dijalankan secara berkesinambungan untuk meminimalkan dampak super flu.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menggunakan masker saat berada di kerumunan, serta menjaga daya tahan tubuh dengan makan bergizi, minum yang cukup, dan beristirahat secara teratur.
Kewaspadaan, pencegahan, dan deteksi dini perlu menjadi strategi utama agar isu ini tidak berkembang menjadi beban kesehatan yang lebih besar bagi masyarakat.
(Arief Setyadi )