Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sambangi Sidang Gus Yaqut, Ibam: Kasus Kuota Haji Tambahan Janggal!

Jonathan Simanjuntak , Jurnalis-Selasa, 13 Oktober 2026 |16:23 WIB
Sambangi Sidang Gus Yaqut, Ibam: Kasus Kuota Haji Tambahan Janggal!
Ibam Sambangi Sidang Gus Yaqut/Okezone
A
A
A

JAKARTA – Sidang perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024 yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dihadiri ratusan simpatisan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut). 

Salah satunya terdakwa kasus dugaan korupsi Chromebook, Ibrahim Arief (Ibam), yang memberikan dukungan kepada Gus Yaqut. 

Ibam bahkan membangun artificial intelligence (AI) untuk membantu mengurai perkara dugaan korupsi kuota haji yang menjerat Yaqut.

"Karena saya sudah bangun AI juga untuk perkara saya sendiri, saya mencoba berikhtiar untuk membantu Gus juga, ngebangun AI yang bisa mengurai ya semua perkara dan perkara Gus ini kompleks sekali," kata Ibam di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2026).

Menurut Ibam, AI yang dibangunnya dapat membantu mengungkap hubungan antarpihak hingga menelusuri keterangan dalam perkara tersebut. Ia juga mengklaim teknologi itu dapat melacak aliran dana yang berkaitan dengan kasus kuota haji.

"Alhamdulillah memang bisa dilihat juga misalnya dari AI saya bisa melacak semua aliran dana yang ada dan ternyata ke Gus Yaqut sangat lemah sekali gitu dan bahkan sudah dicabut ya saya dengar dari tim PH," tutur dia.

Ibam menegaskan, upayanya membantu Yaqut dilandasi kemiripan situasi yang menurutnya mereka alami, yakni menghadapi proses peradilan yang dinilainya sebagai bentuk kriminalisasi. 
Dia mengingatkan bahwa keadilan harus didasarkan pada pembuktian di persidangan, bukan banyaknya tuduhan yang diarahkan kepada seseorang.

"Yang pasti, teman-teman, keadilan itu enggak boleh ditentukan atas banyaknya orang yang menuduh kita. Keadilan itu harus ditentukan apa yang bisa dibuktikan di pengadilan dengan hukum yang adil," pungkasnya.

Sementara itu, Gus Yaqut menyambut dukungan tersebut karena Ibam pernah mengalami situasi yang menurutnya serupa dengan yang sedang dihadapinya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement